Ganbarimashou! (surat bulan Agustus)

Aku pikir aku akan cukup kuat, tanpa tangisan, saat memelukmu di depan gate dua terminal 3 Bandara Soeta siang tadi. Ternyata payah, baru beberapa langkah menuju pintu keluar, air mata sudah susah ditahan. Lebih-lebih saat di mobil menuju pulang. Hatiku serasa kosong, mencelos begitu saja. Aku ingat-ingat pernah mengalami perasaan seperti ini, iya.. beberapa tahun yang lalu saat dokter kandungan bilang kalau ketubanku sudah rembes, padahal masih 6 bulan usianya. Rasanya mirip seperti itu. Seperti badan dengan kaki yang tak menapak.

Tapi, sepanjang perjalanan tadi aku berusaha menguatkan dan membesarkan hati. Ah Bunda, ini gak akan lama kok insyaallah. Berkali-kali aku bilang kepada diri sendiri. Berusaha mengingat lagi bahwa impian diri ini adalah menjadi orang nomer satu dibelakangmu, yang mendukung proses terwujudnya impianmu. Eh impian kita ya :))

Teringat saat mau menikah dengamu, Boss mu bilang gini :

Sebenarnya dia itu udah pengen banget lanjut sekolah Cha.. cuman saya suruh nikah dulu, nikah dulu ajaaa.. abis nikah baru sekolah.

Kenapa gitu pak?

ya, biar kayak saya dulu..haha.. biar hidup lebih terarah.. biar kalian juga nanti sama-sama berproses, belajar hidup di negeri orang..

Eh Qadarullah, besok kamu insyaallah ada di Negara yang sama, Provinsi yang sama, bahkan Kampus yang sama dengan Bossmu itu ya :))

#Pakkkk pizza nya udah diterima kan tadi pagi 😛

WhatsApp Image 2017-08-07 at 4.48.02 PM

Kemarin lalu, beberapa kali kamu bertanya.. : Bunda gak sedih? Mungkin kamu geregetan ya, aku ‘tampak’ biasa-biasa saja di hari-hari menjelang keberangkatanmu, tidak seperti yang lainnya yang tampak melow. Aku menjawab : Bunda gak sedih.. Bunda seneng, bunda bersyukur. Abeh juga harus lebih banyak bersyukur.. gak banyak orang yang dikasih nikmat dan kesempatan ini sama Allah. Ya kan beh :))

Banyak yang bilang, kalau 5 tahun pertama pernikahan itu jadi awal-awal yang menentukan kehidupan berumah tangga selanjutnya. Katanya, teorinya, 5 tahun pertama akan penuh drama, pertengkaran, tangisan, dan yang serem-serem lainnya. Kadang aku bingung sekaligus deg-deg-an kapan moment itu datang, secara teori. Eh, Alhamdulillah.. selama kita menikah (yang hampir 5th ini) kita hanya ribut soal : Kamu bilang itu biru, Aku bilang itu Tosca. Kita ribut soal : dari Tambak ke Pramuka itu aku bilang lurus, padahal belok kanan sanggahmu. Ribut-ribut lainnya tidak sepenting biru atau tosca dan lurus atau belok kanan itu. Semoga Allah berkahi rumah tangga kita..

Tapi, aku yakin.. 5 tahun kemarin akan menjadi bekal berharga untuk rumah tangga kita kedepannya. Aku merasa esok, saat kita semua sudah bersama (soooooooon), akan jadi babak baru, seperti mulai dari nol lagi (literally dari NOL, karena kemarin kita sudah jual rumah dan mobil kita ya Mas, hehehe). Semoga ditempat yang baru, Allah kasih limpahan rizki yang berkah, ilmu yang bermanfaat, kesehatan yang prima, dan yang paling penting iman yang kokoh :))

Kemarin hari lahir mu, aku bilang : tahun ini aku gak kasih kado ya. Sebagai gantinya, kamu malah memberikanku kado, jam tangan eiger impian. Malu-malu aku memintanya. Kamu bilang, kalau besok kangen.. lihat jam ini aja ya Bun. Hari ini, sudah kulihat berkali-kali :))

Kenapa aku gak kasih kamu kado tahun ini? Karena lafalan doa di tahun ini barisnya berlipat-lipat dari tahun-tahun sebelumnya. Saat kami gak ada disana, kami titipkan kamu dengan Allah, karena hanya Dia sebaik-baiknya penjaga.

Semoga Allah selalu berikan kesehatan, semoga Allah berikan kemudahan untukmu dalam menyerap ilmu-ilmu yang akan kamu pelajari, semoga Allah datangkan orang-orang baik dalam hidupmu, hidup kita bersama nanti disana. Semoga Allah selalu menjaga, membimbingmu, membimbing keluarga kita agar menjadi keluarga yang selalu taat dalam memupuk bekal akhirat di dunia ini. Semoga Allah jadikan dunia hanya di tangan, dan selalu Akhirat yang di hati. Aamiin 🙂

Ganbarimashou ^o^

Ps. Semoga urusan disana lancar, cepet jemput Bunda dan anak-anak ke Negeri Sakura, Aamiin 🙂

Jakarta, 7 Agustus 2017, yang sudah merindu.

worldmap

 

Advertisements

8 thoughts on “Ganbarimashou! (surat bulan Agustus)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s