Weekend Getaway : Taman Suropati

we-moved

Beberapa kali suka bingung deh apa yang mau diposting di blog, biar blog-nya gak berdebu apalagi dihinggapi sarang laba-laba, kekekek. Akhirnya semalam kepikiran untuk membuat satu katagori tentang tempat main-nya duo A yang sering kita datengin kalau pas libur kantor, seringnya pas Weekend. Sekitaran Jakarta aja.. dan kalau bisa, Gratis! #emak2banget ūüėÄ

Sering ngerasa bersalah kalau weekend gak keluar rumah sama-sekali gak sih? Saya sih iya, kok ya rasanya gimanaaa gitu.. dan lagi anak pertama sudah bisa minta : ke luar yuk Bun? Hahahaha.. Jadi, weekend kemarin kemana kita? yang dekat-dekat aja dari Saharjo.. Ke taman paling heits di wilayah Suropati. Yess, Taman Suropati a.k.a Tamsur? Siapa yang belum pernah kesana? Rasa-rasanya yang tinggal di wilayah Jakpus mah sudah hafal betul ya sama si Tamsur.

plants

Lokasi

Tamsur berada tepat di antara pertemuan tiga jalan utama, yaitu Menteng Boulevard (Jalan Teuku Umar), Orange Boulevard (Jalan Diponegoro), dan Nassau Boulevard (Jalan Imam Bonjol)

Biaya

Gratis

 

photo348816074343558836

Taman Suropati Chambers

Ada Apa disana?

Tamsur tamanya¬†luaaaas banget , asik banget buat jogging dan atau lari-lari kecil buat si Bocah. Sejauh ini kami suka datang kesana saat sore hari, karena kalau pagi hari sungguh ya ruame banget.. lari-lari gak begitu bebas. Ada dua kolam air mancur yang jadi daya tarik Tamsur, dan biasa dijadikan spot foto-foto. Setiap weekend juga selalu ada yang latihan musik, biola biasanya. Jadi kami kayak dapat suguhan musik gratis. Pernah dong mereka lagi latihan, terus si Arsa lari ke tengah-tengah lingkaran mereka, dan buyar lah latihan mereka sambil bilang “hay adek lucuuu”, kekekeke.. tiati ya yang bawa anak jangan sampai merusak konsentrasi mereka :p Hoya, yang main-main musik gitu ada komunitasnya, bisa googling dengan keyword :¬†Taman Suropati Chambers (TSC).

20161218_170114

Panggung pertunjukan Wayang

 

Di Tamsur ada juga kandang-kandang Burung, burungnya banyaaaak banget, dan seru kalau lihat mereka terbang barengan. Bocah pada teriak-teriak nunjung burung terbang. Satu lagi, disana ada pedagang balon-balonan yang dari sabun itu, yang bisa dibuat gelembung. Buat bocah, gelembung itu bisa bikin happpyy abis! Apalagi nepokin gelembungnya, sampai loncat-loncat. Seruuu. Buat orang tua, ada juga spot batu kerikil yang buat refleksi kaki itu. Mayaaan rasanya bikin cenat-cenut kaki. Kalau beruntung, di Tamsur suka ada pertunjukan seni. Kayak tengah Desember ini lagi ada pertunjukan wayang orang. Ini video bocah jalan-jalan ke Tamsur kemarin :

 

 

Kekurangan

Sejak Desember 2016 ini parkir di sekitar Tamsur hanya diperbolehkan sejak pukul 04.30 – 09.00 WIB, diluar jam itu pengunjung bisa parkit kendaraannya di Taman Menteng, Masjid Sunda Kelapa, atau kemarin saya parkir di depan-entah-rumah-siapa, kalau dari arah lurusan Gereja Ayam, setelah lampu merah belok kiri, disitu ada tukang parkirnya, sekitar 100m dari Tamsur. Yang satu ini gak tau deh ya kekurangan atau kelebihan, di Tamsur dilarang gak ada pedagang makanan, jadi harus ke masjid sunda kelapa yang rameee gerobak makanan. Hehehe. Tapi sering kali ada pedagang berkeliaran, menawarkan dagangannya tanpa membawa dagangannya (ngerti gak?) Jadi sekedar : Mau kopi Pak? Gitu gitu deh.. Lebih bersih, rapih, dan asri sih sebenernya tanpa gerobak-gerobak makanan.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s