Cerita Mutasi + MamaperahBKF #random

Ada quotes yang lumayan hits banget kayak gini :

Everything happens for a reason

Etapi ternyata jauh sebelum quotes itu ngehits, Alquran sudah jauh lebih dulu menjelaskan soal serupa dalam salah satu ayatnya di surat al-Baqarah ayat 216 :

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.”

Iya banget kan ya?

Dan hal itu yang saya rasakan akhir-akhir ini. Masih jelas memori di akhir Januari tahun ini betapa saya kaget (banget!) saat mendapati kabar kalau saya akan dimutasi ke pusat lain di instansi ini. Pusat yang benar-benar saya nge-blank banget! Bahkan punya teman dekat pun tidak disana. Sedih berlipat-lipat, galau gak karuan karena kok ya bisa saya yang ‘terpilih’. Menangis saya sama atasan saya di Eselon 2 yang lama. Tapi yaaa.. ST (Surat Tugas) sudah ditangan, mau diapapin lagi. (Belakangan baru saya tau, ternyata awalnya bukan saya yang mau dimutasi, tapi orang lain, tapi tapi karena alasan politis saya-lah yang kena, hahaha sebel banget kan jadinya). Perasaan sedih bukan karena mau dipindah ke Pusat-yang-baru, tapi lebih kepada sedih meninggalakan Pusat-yang-lama ini. Mereka sudah seperti keluarga saya sendiri. Mereka berpengaruh besar dalam membentuk kepribadian saya selama ini. Secara pas masuk kantor kan saya masih labil banget ya. Umur 20tahun! Mereka yang banyak memberi masukan tentang hidup kedepannya. Dari mulai saya single-super-galau, proses menikah, menikah, dan sampai ber-anak-dua. Mereka mendampingi saya secara utuh. Rasa nyaman saya dengan personel di Pusat-lama benar-benar besar. Saya bisa curhat masalah apapun dengan orang-orang yang biasa jadi tempat-curhat saya disana. Ah, blessing banget punya teman-teman sekantor seperti di Pusat-lama itu. Makanya, pas saya pegang ST penempatan di Pusat-baru, langsung nangis tersedu-sedu (hahahaha, lebay banget kan ya?) Belum lagi, gosip-gosip yang beredar tentang Pusat-baru yang bukan ‘BKF-asli’, tapi orang-orang yang berasal dari BC dan DJP, tentang ala-ala ‘semi-militernya’ di Pusat-baru ini. Hahaha bikin jiper deh pokoknya. Tapi, balik lagi.. yaudah lah yaaa.. terima aja..

Untitled design

Keluarga PK-APBN *Pusat Lama*

Sampai akhirya, masuk juga di Pusat-baru ini. Saya yang biasanya jadi paling-muda di Pusat-lama, harus beradaptasi dengan orang baru di Pusat-baru yang kebanyakan masih muda-muda. Bahkan dari perempuan yang muda-muda, hanya saya yang punya anak 2. Yang sudah menikah bisa dihitung pakai jari! Hahaha.. Saya mulai terbiasa saat mereka merencanakan makan di Grand Indonesia, atau Holycow *Which is kalau di Pusat-lama, kalau makan favorit di Mbak Inul, warung pinggir jalan, maklum yes ibu-ibu ngirit uang bulanan* Atau saya juga harus mulai terbiasa saat di rest-room mendengar mbak-mbak disini ngomongin make-up! Hahahaha.. seru-seru gimana gitu ya.. Secara kalau di Pusat-lama saya biasanya ngebahas gimana bikin dimsum atau bakso yang enak buat camilan di rumah. Pokoknya emang beda banget!

Diluar itu.. satu hal yang baru buat saya adalah soal PUMPING ASI! Waktu di pusat lama saya biasanya pumping asi di rest-room, dengan 3 mamaperah yang lain. Kita sudah punya jadwal teratur setiap harinya. Nah di Pusat-baru ini, yang pumping hanya saya dan Mbak S. Mbak S ini kalau pumping di ruang rapat. Oke, mari kita coba pumping di ruang rapat. Eh ternyata gak nyaman banget. Pernah pas lagi pumping, tiba-tiba ada yang lewat.. karena lantai Pusat-baru ini ada ruang gazebo-nya di luar.. jadilah, berseliweran para cleaning. Hahaha.. gak deh lagi-lagi pumping di ruang rapat.

Sebenarnya kantor ini punya ruang-laktasi baru di lantai 1, tapi karena di Pusat-lama ada rest-room yang cukup nyaman untuk pumping, jadilah saya malas turun ke bawah untuk pumping di ruang laktasi. Tapi..dengan dimutasinya saya ke Pusat-baru, mau gak mau saya harus turun kebawah untuk pumping. Berkenalanlah saya dengan mama perah BKF yang sebenarnya sudah kenal, tapi sekedar say-hi saja.. Di ruang laktasi, kami menjadi lebih dekat secara personal. Ibu-Ibu, punya anak yang sepantaran, rata-rata bocilnya dibawa ke kantor (Daycare), ibu-bekerja, naaaah faktor-faktor itulah yang bikin kami merasa senasib. Walau yaaa hasil pumping mah gak senasib. Ada Mb V yang hasil pumpingnya huakeh *bc : banyak, ada juga yang pas-pasan kayak saya ini, hahaha. Intinya kami menjadi dekat. Saling mensupport satu sama lain. Berbagi cerita konyol yang bagus untuk booster asi. Group WA pun terbentuk dengan nama MamaPerahBKF. Group yang menjadi wadah untuk saling tanya dari mulai soal asi sampai KB, atau dari GTM sampai mertua #eh hahahaha. Ketawa itu penting banget lah ya untuk memancing hormon kebahagiaan saat me-merah-asi. Di ruang laktasi kantor ini lah tempatnya. Saya merasa bahagia banget gabung sama mereka *terdengar klasik ya. Tapi ini serius deh, sejak gabung di ruang laktasi, saya merasa punya Keluarga Baru yang menggantikan Keluarga lama di Pusat-lama dulu. Kalau Allah gak mentakdirkan saya di mutasi, gak akan deh saya menemukan keluarga-baru ini. Alhamdulillah Allah masih baik sama saya ya.. semoga lain kali saya gak leabay dalam menyikapi segala ketentuan Allah.

Ehya, akhirnya Weekend kemarin kami piknik loh ke Taman Honda Tebet. Ternyata asik banget ya piknik rame-rame, bawa keluarga gitu.. Gak cuman emak-emaknya yang ketemu ngobrol, tapi para bayi dan bapak-bapaknya juga jadi kenal. Seruuuu.. walau pas pulang, ternyata para-bapak ini jadi mundur dari rencana diet, karena mereka merasa aman soal perut, karena semua yang dateng perutnya buncit, ishhhh -_- hahahaha..

#mamaperahBKF

2 thoughts on “Cerita Mutasi + MamaperahBKF #random

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s