definisi Romantis

Dulu (banget) saat usia saya berkisar 20tahunan, lagi ngehits-nya beberapa novel dengan tema pernikahan, digambarkan pernikahan yang romantis dengan penjabaran si suami seperti a,b,c,d sampai z. Bahwa suami romantis itu suami yang pandai merangkai kata menjadi kalimat, kalimat menjadi paragraf, atau pandai membuat bait-bait puisi. Maklum yaaa.. wanita gampang banget lah terbuai dengan tulisan dan perkataan berbau gombal. Belum lagi, saat facebook mulai ramai.. beuuuh liat pasangan suami istri berbalas status yang aduhai kata-katanya, rasanya definisi romantis jadi menyempit.

dan

lalu

saya

menikah.

Menikah dengan anak laki-laki pertama, yang saat SMA memilih jurusan IPA-bukan bahasa. Lalu kuliah di Ilmu Komputer. Apa yang terjadi? Logis dan Realistis. Boro-boro bikin puisi, menggombali istrinya aja harus diajarin😀 Awalnya sempat kepikiran ini kok laki gue gak pernah ngegombal yaaaa.. atau ngerayu ala-ala tulisan di dalam novel, hahaha. Sampai akhirnya ya terbiasa, dan menerima. Menerima kalau pasangan kita memang bukan yang ahli dalam hal-hal berbau romantis. Lalu bercermin, lah istrinya juga gak romantis kok😀 Dan lagi dunia jomblo dan dunia pernikahan adalah bagai menyelam dan mendaki gunung, bedaaaa banget. Ada banyak hal-hal yang jauh lebih penting dari menjabarkan definisi romantis.

dan

lalu

kami

berpisah.

Pak Panji mendapat kesempatan untuk berangkat ke Jerman untuk presentasi tentang hasil riset dia dan teman-temannya. Berangkat di akhir Agustus 2015, sedangkan tanggal lahir saya, istrinya, adalah 2 september. Kami memang bukan pasangan yang merayakan tanggal-tanggal tertentu. Tapi.. saat itu.. rasanya kangeeeen banget. Di rumah, anak pertama pun sering bertanya kemana Abehnya pergi, kok belum pulang-pulang. Tiba-tiba saja di tanggal 2, Pak Panji mengirimi sebuah foto melalui aplikasi whatsapp.

photo441853303722190860

Tulisannya gak begitu jelas, tapi intinya “happy milad Bunda“, buat sebagian orang ini biasa saja ya.. apalagi buat para ABG yang pacaran. Tapiii.. Buat saya yang sudah beranak dua ini, rasanya is.ti.me.wa.. Pak Panji dengan tipikal yang males ribet, pasti mengesampingkan rasa-malesnya untuk berfoto dengan memegang kertas seperti itu, dan meminta tolong orang untuk mengambil fotonya. Hahahaha.. Buat saya itu romantis, melebihi pasangan-pasangan lain yang aktiv berbalas bait-bait puisi di media sosialnya. Akhirnya definisi romantis menjadi sederhana buat saya. Heuuu.. makasih ya Abeeee🙂

One thought on “definisi Romantis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s