syukur

Siang tadi syukur saya bertambah-tambah. Bersyukur saya dan suami berada di satu kota, satu atap. Terlebih saat kehamilan kedua kemarin lalu, subhanallah ujiannya. Saya sudah tidak bisa menghitung berapa kali harus bolak balik RS, bukan hanya satu RS pun. Saya bersyukur suami saya siap siaga mengantar kesana-kemari, demi mendapatkan dokter terbaik, diagnosa yang tepat, dan yang menenangkan. Saya bersyukur Allah titipkan rezeki berupa kendaraan roda empat pada kami, bersyukur suami saya bisa dengan waktu singkat belajar menyetir mobil, kalau tidak betapa kami harus sangat bergantung pada taksi/tetangga/teman saat kehamilan tahun lalu. Ah, Allah emang baik bangeet.. malu rasanya kalau masih kurang bersyukur.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s