Milis Sehat

Masih inget kan postingan saya tentang kepengen dikasih bunga sama Pak Suami? hoho, he did it dooong beberapa hari setelah saya mempublish postingan itu. Bunga apa? Bunga kecil di pinggir jalan, haha..  cukup satu saja, ditempel pula pake double tape diatas sebuah kotak. Kotak apa? Jreng jreng.. Kotak HP. Pak Suami entah dapet wangsit darimana, tiba-tiba membelikan saya HP baru *huycihuy*  padahal HP Samsung saya yang lama, belum rusak parah, cuman aga luamaa kalau mau buka apa-apa, entah kenapa.. Saya tanya kenapa tiba-tiba beliin HP baru? Jawabannya santai banget : biar tambah rajin baca email dari milis sehat. Jreeeeng!

Sony-Xperia-J

Iya, jadi sebenernya saya adalah silent readernya milis sehat sejak  tahun lalu. Eh ada yang belum kenal milis sehat? sok geura main-main ke http://milissehat.web.id/ insyaallah banyaaak banget ilmu yang bermanfaat. Awalnya sejak join jadi member milis sehat, yang direkomendasikan temen sekantor saya, agak-agak males bacanya. Apalagi bahasannya sering kali tentang kesehatan anak yang saat tahun lalu, saya terfikirkan akan menikah kapan saja tidak, apalagi punya anak..

Eh tapi sejak Allah takdirkan untuk menikah Desember 2012 lalu, beberapa waktu sebelumnya mau tidak mau saya mempersiapkan hal-hal yang berkaitan dengan pernikahan itu, termasuk tentang anjuran untuk Vaksinasi MMR. Dari situ mulai rajin baca-baca tentang email di milis sehat. Milisnya hectic banget.. setiap hari bisa puluhan bahkan ratusan notifnya. Yang bikin betah, karena selain SP (smart parents) sebagai member terbanyak, ada juga Dokter-Dokter yang oke. Tipikal dokter yang benar-benar dicari dan dibutuhkan masyarakat kita. Dari situ saya baru mengetahui ada istilah RUM (rational use of medicine), sementara banyak dokter yang kalau kita jadi pasien yang nerima aja, jatuhnya malah kena sama dokter iRUM (i for irrational). Dari milis sehat saya juga jadi belajar sedikit sedikit mengenai clinical guidelines setiap penyakit, yang mana jaraaang banget ada dokter yang mau jelasin ke pasien. Atau tentang penegakkan diagnosa saat kita ke dokter, saya jadi berani tanya macam-macam dengan si dokter, saat sebelumnya saya tipikal pasien yang mendengarkan. Saya jadi berani menanyakan bahasa medis untuk diagnosa dari Dokter, gak terima aja kalau ketemu dokter yang bilang jenis penyakit dengan bahasa non-medis (misal : Ibu kena angin duduk nih), nah loh.. gimana bisa belajar dan tanya-tanya dengan dokter lain saat dikasih diagnosa gak jelas. Nah, di milis ini saya belajar.

Terkesan bawel? Emang harus kok.. Karena kebanyakan dokter di sini memang harus diperlakukan seperti itu untuk transfer knowladge ke pasien. Tidak sekedar, dateng dan kasih resep, sakit ya balik lagi. Jadi pasien juga mesti cerdas! Pernah saya agak ribut kecil sama suami gara-gara pas awal nikah, saya sakit dan dikasih beberapa obat sama dokter di deket rumah. Saya kekeuh gak mau minum (saat itu saya demam, dan dikasih antibiotik -.-) , eeehh sama Pak Suami bilang : Itu dokter udah kuliah berapa tahun, udah praktek berapa tahun, masak lebih percaya ‘google’ ?? Tapi itu duluuuu.. Alhamdulillah, sekarang udah lumayan berubah😀

Masak Dokter yang udah kuliah bertahun-tahun, udah co-ass, udah praktek sana sini masih gak percaya juga? Yaaaah.. Dokter juga kan manusia yah, bisa saja khilaf.. Di milis sehat saya belajar mencari tahu terlebih dahulu segala sesuatu yang berkaitan dengan penyakitnya, biar nanti ada bahan pembicaraan dengan dokternya. Biasanya rujukannya di http://www.mayoclinic.com/ Pun setelah dari dokter, dan ternyata di resepin obat, mestinya baca-baca dulu di http://www.drugs.com/. Saat awal-awal kehamilan, pernah loh saya diresepin obat yang setelah saya baca di drugs.com, termasuk jenis obat yang tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui.. Atau saat suami saya beberapa saat yang lalu livernya bermasalah, oleh seorang dokter spesialis penyakit dalam yang sudah sangat senior di salah satu Rumah Sakit yang terkenal diresepin 2 obat, setelah saya baca salah satu obatnya justru tidak diperlobolehkan dikonsumsi oleh orang yang livernya bermasalah. #tepokjidat

Di Milis Sehat, selalu diajarkan untuk mencari tau terlebih dahulu, belajar dulu sendiri, baca sana sini, baru kalau mentok bisa tanya ke milis. Atau kalau bingung, mau baca apa, tinggal tanya keywordnya, biasanya SP dan Dokter akan kasih tau clue-nya, dan membiarkan kita belajar sendiri dulu. Salah satu yang terkadang bikin males, karena link yang dikasih hampir 99% berbahasa Inggris, hehe.. Tapi, untuk yang benar-benar tidak mengerti, biasanya akan jujur saja di forum, dan minta tolong di-translate.. Suka deh dengan metode belajar yang seperti ini, pasien tidak disuapin terus, tapi mesti belajar. Semoga tidak ada jenuh untuk belajar tentang kesehatan, karena saat kita berkeluarga (dan mempunyai anak), dokter yang sesungguhnya justru orang tuanya, bukan dokter umum luar, apalagi dokter spesialis anak lainnya🙂

logo

Thank you Milis Sehat🙂

One thought on “Milis Sehat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s