My Turn : 9 desember 2012 / 25 Muharram 1434 H

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Bismillah..

Jreng jreng😀 (apa sih cha.. ujug-ujug -> ini juga artinya gak jelas)

Dan yak, tiba-tiba tangan saya kaku gini di atas keyboard acer punya negara, bingung pemilihan kalimat-kalimat awal yang bisa membuka postingan kali ini. Postingan yang sejujurnya tidak biasa buat saya. Postingan yang kalimat pembukanya harus saya pikirkan sebenernya, tapi sampai detik ini pun, yaa masih bingung mau membuka dengan apa kabar pernikahan saya ini. Nah! terketik sudah. Pernikahan. Aih, betapa kaku tangan saya mengetikkan kalimat sakral itu. Akhirnya, ada juga yah yang mau nikahin saya. (gagal deh bikin mukadimah yang syahdu gitu >.>)

Seorang teman pernah bicara tentang takdir,  takdir itu..seperti apapun kita mengejar, menghindar, melewatinya sambil lalu, ia akan tetap menyapa kita pada detik yang sama,  seperti yang digariskan dalam lauhul mahfudz.  Well, alhamdulillah.. tanggal 9 Desember 2012 / 25 muharram 1434 H nanti seorang laki-laki akan bertambah sejuta amanahnya untuk menanggung sepenuhnya atas diri ini. Lelaki beruntung (hueee) itu adalah.. jreng jreng.. Panji Nursetia Darma, udah.. gak usah googling atau cari akun facebooknya atau twitternya. Ini saya ceritain aja deh😀 *jadi, please nanti gak usah introgasi lagi yak :P*

Panji Nursetia Darma, nama asing yang saya baru dengar di awal bulan juli tahun 2012, pun saya baru tau nama lengkapnya saat membaca CVnya di akhir juli 2012. Panji, teman-teman dan bossnya memanggil begitu, atau Aa(k) saat dia ada di rumah *orang jawa+betawi, kok di panggil Aa? -.-* Lahir tidak sampai sebulan sebelum saya lahir, 5 Agustus 1988, Bergolongan darah AB, Ibu Betawi dan Bapak Jawa (Yogyakarta). Lahir besar sekolah sampai SMA di Jakarta. Lalu tahun 2006 mengikuti sunnah rasul untuk berhijrah ke Jogja, mencari ilmu di jurusan Ilmu Komputer UGM.

Ada hal yang bikin senyam-senyum kalau tau rencana Allah buat kami berdua. Well, pertengahan 2006 kami sama-sama lulus SMA. Nah, di 2006 itu saya kuliah di IPB (Bogor), dan dia di UGM (Jogjah). Dibalik layarnya, sebenernya saya ikutan UM-UGM dan ditolak mentah-mentah, (ya iyalah… H-1 sebelum ujian, saya masih nginep di RS karna tipes+DBD *ngeles aja). Dia? keterima PMDK IPB, tapi gak jadi di ambil. Coba kalau di ambil, *hayo, gak boleh berkalau-kalau :p*. 2006 juga dia ikutan USM STAN, dan di tolak mentah-mentah, alesannya : Gue udah dapet UGM, jadi gak serius ngerjain soalnya (ngeles.com). Isengnya saya dan dia sama-sama nyoba SMPB lagi (dasar hobi) di 2007, pilihannya sama-sama UI. Kami sama-sama dapet, bedanya saya memilih sebentar icip kuliah di UI, dia? Cuman-iseng aja.. Tetep lanjut kuliah di UGM. Haha, padahal ada dua kali kesempatan saya dan dia untuk (mungkin) bertemu : di 2006 dan 2007. Tapi takdir Allah luar biasa, Dia pending sampai 2012, 6 Tahun cuy😀  Akhir cerita : Dia kuliah di UGM dan mendapatkan (calon) istri anak STAN (which is satu-satunya sekolah yang nolak dia), dan Saya kuliah di STAN dan mendapatkan (calon) suami anak UGM (which is satu-satunya sekolah yang nolak saya), betapa Allah adalah arsitek terbaik untuk kehidupan manusia ya🙂

Lelaki korelis (banget) ini sekarang mencurahkan passionnya di salah satu lab di kawasan modern land tangerang, sebut merek aja ya : Edwar Technology. Iya iya, yang anak-anak MIPA UI mesti pernah denger.. iya iya.. yang punya-nya Doktor Warsito feat Doktor Edi Sukur (Pak ES nih😀 ). Nah, (calon) suami saya menghabiskan hari-hari weekdays (plus sabtu setengah hari *noted!) dengan matlab, python language, segala konstruksi otak manusia, dll di lab itu. Juga sibuk dengan MITInya (Masyarakat Ilmuan dan Teknologi Indonesia) di daerah Alsut (Alam Sutra). Apa? Gak tau MITI? Sama, saya juga sebelum kenal dengan Bossnya (Pak ES), gak tau apa itu MITI (tuh Mas, MITI belum terkenal *kabuuuur*). Tapi setelah diceritakan apa itu MITI dan kepo sendiri via google, mendadak saya ingin jadi anak IPA lagi, dan gabung dengan MITI, dan akhirnya jatuh cinta dengan  orang program-program di MITI.

Apa? Ketemunya dimana? Iya, iya.. saya kerja di balik layar pemerintahan, sebut merek : di kemenkeu, di pusat, di Jakarta, bersinggungan dengan orang-orang ekonomi. Dia kerja di Edwar Technology, di Tangerang, bersinggungan dengan  orang-orang sciens. Kan udah saya bilang, Allah itu luar biasa rencananya. Tanggal 5 Juli kali pertama saya bertemu dengan dia, tidak sampai 2 menit rasanya, cuman sekedar tau : oh ini yang namanya Panji : oh ini yang namanya Icha. Lalu tanggal 20  Juli kembali bertemu tidak sampai 2 menit juga *kalau diakumulasikan loh ya*, Lalu pertemuan ketiga, 10 Ramadhan (Agustus) kami memutuskan untuk membentuk keluarga, insyaallah😀 *Prosesnya 10 Hari sajah, ngebut? biasa ajah.. masih kalah sama bossnya yang cuman proses 4 hari langsung nikah*

Nah, selesai sudah ya postingannya *capek di-interogasi-di gtalk-di-wasap*,

jadi tolong yah itu HP dikasih reminder tgl 9 Desember 2012 :

Walimatul ‘Ursy : Panji &Icha

Mohon segala doa dari teman-teman semua, semoga Allah berkahi🙂

*Ps. kalau mau mampir ke rumah kami, klik ini deh : www.25muharram.us

Cinta sejati selalu menemukan jalan. Ada saja kebetulan, nasib, takdir, atau apalah sebutannya. -Tere Liye

“they planned and plotted, but Allah plans too, for Allah is the best of planners” [Quran | Surah Al-Imran | Verse 54]

15 thoughts on “My Turn : 9 desember 2012 / 25 Muharram 1434 H

  1. betul cha’,emang g terkira2. kmrn cuma butuh waktu kurang dari 2 hari buat mutusin nikah, persiapan 3 minggu. insyaAlloh, barokah yg dikumpulkan dari awal, hingga akhir selalu ada.
    selamat yaaa…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s