hati.

Entah terbuat dari apa hati manusia itu ya, mudah sekali berubahnya. Dinamisnya melebihi nilai rupiah terhadap dolar  yang cukup fluktuatif. Melebihi juga cuaca di Indonesia yang kadang cerah di pagi harinya, mendadak hujan deras lalu banjir seketika saat malam. Wallaualam. Katanya saya mesti bisa-bisa menjaga hati, mengkondisikannya dengan stabil. Tidak berlebihan dalam mengekspresikannya, sehingga saat bahagia berganti duka, masih tetap nilai kenormalan yang tampak. Biasa saja, Toh Allah yang mengetahui apa yang lebih baik buat saya kan? Jika hati terlanjur keras, maka lunakkan semampumu. Jika hati terlanjur berkarat, bersihkan sebisamu. Balas saja dengan memaksakan diri untuk berlipat-lipat beribadah kepadaNya. Rasulullah SAW bersabda dalam hadis qudsi : “Allah berfirman: Tidaklah seorang hamba-Ku mendekatkan diri kepada-Ku dengan sesuatu yang paling Aku cintai selain daripada kewajiban yang Aku fardukan kepadanya. Dan hamba-Ku itu sentiasa mendekatkan diri kepada-Ku dengan ibadat sunnah sehingga Aku mencintainya.” (Hadis riwayat al-Bukhari).

 

 

 

Ya muqallibal qulub, tsabbit qalbi an dinika..

One thought on “hati.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s