Kakak Mia

Halo, sudah lama tidak mampir ke blog ini, mohon maaf lahir batin ya, selamat tahun baru Islam, banyak semoga untuk kita🙂

Jakarta itu kejam memang benar, yang membuatnya tampak nyaman adalah orang-orang terdekat saya. Kadang saya suka bingung sendiri bagaimana cara mensyukuri nikmat diberi saudari-saudari yang baik hati? traktir, kado, doa, trus apa lagi?

Eh kalau yang rajin mampir di blog ini dan facebook saya, pasti nyadar deh ada yang sering komen dengan nama “Kakak Mia“, mari saya tulis sedikit hubungan antara saya dan dia! Yuuuuks😉

2009.

“jam istirahat kantor, kumpul-kumpul yuk di masjid al-amin lantai satu”, sebuah pesan dari gtalk muncul begitu saja ditengah kesunyian kantor (waktu itu masih bingung mau ngerjain apa), warna orange berkedap-kedip dengan cantiknya. Saat itu, kerlap-kerlip orange sangat menyenangkan, dan ditunggu-tunggu banget ya? hehe..

di lantai satu masjid itu kami berkumpul, kira-kira ada 10 orang akhwat, plus satu orang yang sudah ‘ibu-ibu’😀, beberapa sudah saya kenal, sisanya benar-benar wajah baru. kami diminta memperkenalkan diri secara singkat.

“nama saya Mia, inginnya jadi muslimah yang sederhana saja, bla bla bla..”

dalam hati, aneh juga ya si Mia ini, dimana yang lain cerita tentang pekerjaan, si Mia malah cerita tentang sederhana bla bla itu. Eh pertama kali saya liat Mia, pakai baju ungu, jilbab ungu, rok hitam, kacamata bingkai pink, dan HP Nokia 6680, beuuuh cantiiiiik banget ini akhwat ya, tapi malu-malu gimanaaa gitu, nunduk mulu. Dalam hati pula, saya bicara dengan diri sendiri ‘gak asik ni orang’ hehe peace mbak mimi😀

dan, Allah ternyata mendekatkan kita dengan cara-Nya. Belajar ngaji bareng, ikutan ini itu bareng, belajar bareng, kajian bareng, ‘ngasuh anak’ bareng, banyak deh yang bareng-bareng, sampai akhirnya insyaallah kami dekat dengan cara-Nya. Apalagi kita sama-sama berdarah Sumatera, aseeek dah🙂

Banyak hal-hal yang kami bagi bersama, tapi sepertinya lebih banyak hal-hal yang kami simpan masing-masing. Meski terkadang, kami  saya jadi menebak-nebak sendiri apa-apa yang semestinya tidak perlu ditebak-tebak. Eh ini juga kata-katamu di ‘raker’ kemarin kan mbak? hehe

2010.

apa yang saya takut-takuti tidak terjadi, dalam hati (lagi-lagi) mengucap Alhamdulillah. Saat kamu bilang mau jadi pegawai tugas belajar aja di Bintaro sana, aku sudah terlebih dahulu ketakutan ditinggal. Nanti aku sama siapa? ngaji sama siapa? beljar sama siapa? jalan-jalan sama siapa? cerita-cerita sama siapa? aaaah, baru sadar kalau ternyata selama ini aku terlalu tergantung sama dirimu. Ternyata Allah punya jalan lainnya, kamu tetap di kantor😀

Tidaklah seseorang diantara kalian dikatakan beriman, hingga dia mencintai sesuatu bagi saudaranya sebagaimana dia mencintai sesuatu bagi dirinya sendiri.

Mbak, terima kasih banyak terus menerus menjaga ikatan hati ini apa-adanya, tanpa banyak menuntut terntunya, hehe. Semoga ikatan ini sampai ke syurga, aamiin..

Suatu saat ‘Umar radhiyallahu ‘anhu pernah bertanya tentang aibnya kepada shahabat yang lain. Shahabat itu pun menjawab bahwa dia pernah mendengar bahwa ‘Umarradhiyallahu ‘anhu memiliki bermacam-macam lauk di meja makannya. Lalu ‘Umarradhiyallahu ‘anhu pun berkata yang maknanya ‘Seorang teman sejati bukanlah yang banyak memujimu, tetapi yang memperlihatkan kepadamu aib mu (agar orang yang dinasehati bisa memperbaiki aib tersebut. Yang perlu diingat, menasehati jangan dilakukan didepan orang banyak. Agar kita tidak tergolong ke dalam orang yang menyebar aib orang lain.

Parangtritis Beach, Bantul

monas

makassar

Bukan Bali

anak krakatau

Ukhti..
bahagiamu adalah bahagiaku
sedihmu juga sedihku
tawamu, tawaku juga
tangismu adalah tangisku
semoga Allah Yang Maha Indah,
memudahkan langkah ini..
memberikan yang terbaik menurutNya
dan menjadikan wanita dan istri juga ibu sholehah…*

*copas dari blog entah siapa

One thought on “Kakak Mia

  1. Mia…

    foto bareng ma Hilda ya… kapan ke Mks?
    hilda itu teman n sahabatku jg…
    salam kenal mia… aku di DJKN gedung PAIK lt. 12…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s