Kodachi dan Botol

Gak ngerti harus mulai dari mana, karena postingan ini isinya akan terlalu menyeramkan buat saya. Lah kalau takut kenapa tetep ditulis bun -__-

Entah ya, kepikiran aja buat di tulis. Semoga bisa bisa direnungi dan diambil hikmahnya.

Jadi, pertama. Saya iseng-iseng buka salah satu forum di kaskus yang isinya tentang tulis-menulis, sebut saja SFTH ya. Nah ketemu salah satu cerita yang udah di closed, artinya bisa jadi cerita itu sudah tamat kan ya, saya paling males dikentangin TS SFTH :P. Nah di cerita panjaaang itu salah satunya mengisahkan (hoya, ini true story) tentang dia (anak laki-laki) dengan Ibunya. Sebeneranya ini bukan jalan cerita utama, tapi justru yang paling menyita perhatian saya. TS menceritakan diawal kalau Orang tuanya bercerai sejak dia kelas 3 SD. Ibunya pergi dari rumah, dan ayahnya kerja di luar negeri. Tidak diceritakan penyebab ceritanya, yang pasti bukan soal ekonomi, hanya dikasih clue : Ibunya gak suka dengan anak laki-lakinya. What da… Apaan deh, emang ada ya Ibu yang gak suka sama anaknya? Pikir saya. Lalu cerita berkembang semakin jauh. Beberapa kali TS menceritakan apa-apa saja yang telah ibunya lakukan : Memukul, mencubit, ‘mentelantarkan dia’, jadi TS sejak bayi diasuh oleh nenek dan tantenya. Nah bagian paling serem adalah ibunya menyayat pinggang belakang TS dengan kodachi. Tau Kodachi?

Ini saya dapat dari Om Wiki ya :

Kodachi (小太刀 atau こだち?), atau bisa disebut tachi, adalah salah satu pedang Jepang yang dibuat secara tradisional dan digunakan oleh samurai pada zaman feodal Jepang. Kodachi berasal dari awal Zaman Kamakura (11851333) dan berbentuk seperti tachi. Kodachi dipasang dalam bentuk tachi tetapi dengan panjang kurang dari 60 cm.[1]

Penggunaan dari kodachi tidak diketahui, tetapi mungkin telah menjadi pedang pendamping untuk tachi berukuran normal. Kodachi tampaknya hanya diproduksi dalam jangka waktu tertentu oleh sekolah khusus pembuat pedang.

hs85742

Iyaaaa.. samurai! Gilak! Kok bisa ibunya punya kodachi? Entahlah, yang pasti Ibunya TS adalah wanita yang lahir dan besar di Jepang, orang Jepang tulen. Gak diceritain sudah jadi WNI atau masih WNA. Setelah menyayat 2x pinggang anaknya hingga dalam, Ibunya pergi dan meninggalkan anaknya dan kodachinya. Hororrr…

Pergi dan gak pernah lagi kembali ke rumah mertuanya. Hingga beberapa kali kesempatan si Anak tidak sengaja bertemu dengan Ibunya, di Pasar dan di Restoran cepat saji. Tau gak apa yang dilakukan si Ibu karena si Anak menyapa, dan bertanya kenapa Ibunya pergi? Ibunya menampar si anak, sambil bilang : kamu siapa? Saya gak punya anak laki-laki. Dyem! Walau akhirnya lumayan bikin sedih, karena si Ibu meminta maaf ke anaknya pada saat 2 bulan sebelum dirinya meninggal : kanker otak. Tetep aja.. rasanya miris banget. Saya pas baca, curiga ibunya kena Pospartum Depression (depresi pasca melahirkan), tingkatanya jauh diatas baby blues syndrome ya. Penyebabnya -mungkin- karena suaminya bekerja di luar negeri, dan hanya pulang ke Indonesia 2x dalam setahun *sejak melahirkan itu. Jaman dulu (TS seangkatan dengan saya) belum adalah whatsapp apalagi facetime.

Itu cerita, yang saya baca di Kaskus.

Kali ini, saya lihat langsung. Emang levelnya jauh dibawah kodachi, tapi melihat langsung hal semacam ini sudah cukup bikin saya istighfar berkali-kali dan cium-cium anak.

Hari Ahad lalu, kami ber-4 ke Taman Topi di Bogor, skip aja perjalanannya ya. Nah pas ngantri tiket masuk, di depan saya ada rombongan ibu-ibu (kisaran umur 27-35th) beserta anak-anaknya. Tiba-tiba ada seorang anak yang merengek minta segera masuk ke Ibunya. Daan.. apa jawaban si Ibu? “Sabar dong! Mama bilang sabar! Ya Sabar!!” sambil bentak-bentak anaknya di depan umum. Dalam hati saya bergumam, bagaimana anaknya bisa sabar ya, ibunya aja keliatan banget gak sabarnya T__T

Tidak cukup sampai disitu, saat sudah masuk ke wilayah taman, si anak lagi-lagi berlari ingin segera main di arena permainannya. Yang ini bikin saya istighfar. Ibunya menarik tangan anaknya dengan kasar, dan memukul wajah anaknya dengan botol air mineral 600ml yang masih baru. Gilak! Itu muka anaknya langsung timpang ke belakang. Nangislah makin kejer, sambil bilang sakit..sakit. Ibu-nya makin-makinlah.. Hiks, sedih banget. Padahal anaknya seumuran Aca, manalah ngerti..

Yang saya lihat dari 2 kasus itu adalah : keberadaan sang Ayah. Heu panjang kalau bahas peran Ayah mah 😦

Banyak-banyak berdoa, semoga kita diberikan keluasan hati dan keberkahan ilmu untuk menjaga Amanah Allah ini ya.. Aamiin..

#tercurhat

Jangan minta aku untuk berhenti kerja (sekarang), karena aku pun tidak pernah memintamu untuk bekerja dengan dalih sayang dengan ijazahmu.

Jangan minta aku untuk mengeluarkan anakku dari daycare, karena aku juga tidak pernah menyuruh anakmu untuk masuk daycare.

Jangan minta aku untuk memberikan berbagai macam suplemen dan vitamin untuk anakku, karena aku pun tidak pernah memintamu untuk berhenti memberikan itu semua kepada anakmu.

Anakku, anakku.

Anakmu, anakmu.

[Beneran] Anak Perempuan

Anak kami yang pertama kadang beneran ‘perempuan-banget’, ini contohnya ya :

Scene : Abis makan malam di Kota Kasablanca (iya, bundanya jaraaaang masak :p), tetiba lewat depan Sportstation..

Amaya : Duh, bun.. ini sepatuku kok sempit ya?

Bunda : Itu kan baru dikasih Tante Anggi, DUA MINGGU yang lalu kak.. masak udah sempit?

Amaya : Iya, beneran deh sempit nih, kakinya jadi sakit.. duh duh duuuuh..

Bunda : Ya kan Tante Anggi ngasihnya 2 sepatu, masih ada 1 lagi yang baru.

Amaya : Yang itu juga udah sempit pasti. AKU GAK PUNYA SEPATUUUU.. Hwaaa aku gak punya sepatuuuuu..

fact : dalam 1 bulan dia udah dapet TIGA SEPATU BARU

berhasil gak dia bawa sepatu baru malam itu? Berhasil -_-

Komen Abeh : Dia bener-bener perempuan yaa.. punya banyak sepatu masih bilang gak punya sepatuuu, hahaha

 

Cerita lain lagi.

Jadi beberapa kali, kalau kami lagi ada kelebihan rezeki.. kami bawa anak-anak ke luar kota buat main-main dan nginep di hotel. Tapi, lama-lama #anakpertama jadi suka tanya-tanya..

Amaya : Besok Abeh libur gak?

Abeh : Iya libur, kenapa?

Amaya : Gapapa.. #sambilsenyum2gakjelas

Abeh : OOOohh, pasti mau ngajak liburan, nginep di hotel ya?

Amaya : Gak tauuuu… #masihsenyum2

Abeh : Ohhh.. gak mau ya.. #lempeng

Amaya : ABEH! aku bilang GAK TAUUUU, bukan GAK MAUUUU..

Abeh : Bhahahahaha, dasar perempuan.

— Dari yang di belakang layar :)

Jadi ceritanya sebulanan belakangan ini lagi jadi orang ke-3 buat bantuin sahabat yang lagi proses menikah. Rasanya gimanaaa gitu ya.. walau ini bukan yang pertama kalinya, tapi tetep aja membuncah-buncah #apasihbun

dan lalu, si Ibun memorinya terbang ke hampir 5 tahun yang lalu. Saat Kami juga ngerecokin beberapa orang buat proses nikah, hatur nuhuuuun pisan.. 🙂 berhubung ditinggal DL Boss, jadi mari kita salin surat-surat yang mereka kirimkan sebelum kami nikah dulu, dari semua yang ada di belakang layarnya 🙂

1

2

3

4

5

 

 

Destinasi Impian : Chiba

Kalau mau jujur-jujur-an, pas masih SD nama Negara selain Indonesia yang sudah saya sering dengar adalah : Saudi, dan Jepang. Kalau Saudi sih karena dari jaman SD lanjut sekolah Agama siangnya kita udah hapal lah ya ada yang namanya rukum islam yang kelima : Naik Haji jika mampu, kemana? Ke Mekah kan.. Nah kalau Jepang, si saya-kecil dengar darimana coba? Bukan dengar sih, Baca lebih tepatnya, dari komik Conan! iya, dari Komik 😀 Saya masih ingat betul sejak kelas 2 SD selalu menyisihkan uang jajan beberapa perak. Saat teman-teman bisa beli cireng atau cilok sesukanya, saya harus batasi konsumsi cilok. Demi apa? demi bisa beli komik  yang datang 3 atau 4 bulan sekali. Belum lagi kalau mau beli komik di kota saya, hanya ada 1 toko, harus naik angkot yang ongkos bolak-baliknya hampir setengah harga komiknya kakaaak 😀 Tapi gapapa, saya rela, sungguh rela. Suka cita banget saat bisa jadi orang pertama di kelas yang punya komik Conan edisi terupdate, berasa paling kece seangkatan, beuh.. Dari komik Conan saya tau apa itu Negara Jepang. Bagaimana seorang Aoyama Gosho menggambarkan suasana Jepang yang berbeda-beda di tiap kotanya. Dari komik itu pula saya tau bahwa bunga paling famous di Jepang yang namanya Sakura itu hanya mekar selama 2 minggu saja selama satu tahun. Wooooh.. sebentar banget ya.

Ada yang masih inget cerita awal Detective Conan gak? Itu loh saat Shinichi dan Ran lagi jalan-jalan di Tropical Land, untuk merayakan kemenangan Ran pada Kejuaraan Karate. To make it short, Shinichi melihat transaksi mencurigakan antara seorang tak dikenal dengan seorang yang berpakaian hitam di daerah tersembunyi, lalu diberikan sejenis obat (APTX (Apotoxin) 4869) yang mengakibatkan tubuhnya mengecil

Setting-an episode 1 itu di Tropical Land, nah.. dibeberapa forum anime (pas SMP saya udah mulai kenal forum-forum anime dan manga nih..hehe) justru pada mendeskripsikan sebagai Tokyo Disneyland di dunia nyata. Karena memang sketsanya mirip, wahana-wahanya juga mirip banget. Kalau teman-teman gak kebayang sama sekali dengan apa yang saya bicarain tadi karena gak pernah baca komik conan, tapi pernah dong nonton TV, dan gak sengaja liat liputan nikahnya Sandra Dewi di Tokyo Disneyland? Hehehe… Nah itu dia lokasinya.

Tapi yang lucu, Tokyo Disneyland justru tidak berlokasi di Tokyo, tapi di Chiba! Atau kita sering banget denger kata Narita-Tokyo kalau search airport buat mendarat di Jepang, padahal padahal padahaaaal Narita itu ada di Chiba, bukan di Tokyo! Apaaaa? Ada yang belum pernah dengar kata Chiba? Gapapah.. Nanti kita cari tau sama-sama 😀

Oke, mari kita kenalan sama Chiba. Si Ibun udah pernah ke Chiba? Belooom..hahaha, tapi tolong aminkan ya kakaaak, namanya juga impian 😀

chiba

sumber : pinterst

Saya tuh ngerasa Chiba itu kota yang tawadhu’ #eaaaaa. Kota yang rendah hati. Contohnya yang tadi itu, walau ada di Chiba, tapi terkenalnya di Tokyo kan si Narita Airport dan Disneyland itu, haha. Yakin deh, kalau namanya jadi Narita-Chiba atau Chiba Disneyland, itu rating Tokyo jadi dibawah Chiba soal ketenarannya 😀 Selain itu, kenapa si Ibun pengen banget ke Chiba? Deket banget dari Airport, asik kan.. dari Indonesia mendarat di Narita, langsung ada di Chiba. Mau kemana-mana lagi saat liburan di Jepang, tinggal cuss ke Narita. Lokasi Chiba juga lumayan terjangkau dari Tokyo, jadi misal mau jalan-jalan mainstreem juga tinggal ke Tokyo. Sekitar 40 menit naik kereta ke Tokyo. Kamu tetap bisa menjelajahi Tokyo tanpa harus terus-terusan ada di kota super padat macam Tokyo. Selain Disneyland yang sudah saya sebut-sebut dari tadi, ada juga Disneysea satu-satunya di DUNIA (liat gambar di atas no.2) Keren kaaan.. sampai sini saya masih gagal paham kenapa Chiba gak seterkenal Tokyo, wkwkwkwk

Terus, tau Sakura kan ya pasti? Yang kerennya lagi ternyata, Sakura-City itu ada di Chiba. Kalau ada yang gak percaya, sok deh googling “Sakura City Chiba” :P, Sakura-city gak cuman punya ribuaaan pohon Sakura, tapi jenis pohon berbunga lainnya. Yang paling terkenal kebun buna tulipnya, beuuuh.. gak kalah sama Belanda. Jadi kalau tiket promo yang kamu dapet bukan pas musim sakura berkembang, bisa atur jadwal buat ada di Chiba sekitaran bulan April. Itu lagi mekar-mekarnya ribuan tulip warna-warni dari raturan jenis tulip. Cantiiiiik.. Btw, Chiba ini emang terkenal soal bunga-bungaannya. Sepanjang tahun berbunga! Dari mulai bunga Dafodil di Januari sampai bunga Cosmos (kenikir hias) di Desember.

chiba

last but no least, kalau kita berkunjung ke tempat baru yang paling wajib dinikmati adalah makanannya ya.. Tapi, denger cerita teman-teman muslim lain yang pernah ke Jepang, agak susah dapat makanan yang halal. Nah, bersyukurnya ada slogan yang rilis di 2014 lalu “Japan’s first Muslim-friendly facility” itu ada di Chiba. Alhamdulillaaah.. jadi mungkin lebih mudah kali ya mendapatkan fasilitas untuk muslim semisal Masjid. Fyi, di Chiba udah ada bangunan masjid milik sendiri, sebagian dananya ada yang dari urunan masyarakat Indonesia loh, kereeeen. Selain itu yang penting juga makanannya kan. Nah “Japan’s first halal-certified food-processing facility”  juga sudah dibuka di Makuhari area di central Chiba sejak tahun 2014 lalu. Yippppieee.. Dari mulai mendarat di Narita sudah ada kok tempat makan dengan sertifikat NAHA (Nippon Asia Halal Association) #senyumdulu

Dari postingan ini kebayangkan sedikittt tentang Chiba. Kalau mau info lebih banyak mah tinggal ketik aja di google “Chiba-Japan” keluar deh semua-mua yang keren-keren. Jadi, siapa yang ikutan mupeng ke Chiba? 🙂

” Tulisan di atas diikutsertakan untuk giveaway milik Nyonya Sepatudan Jalan2liburan