Kamu jago masak ya? Enggak.
Kamu suka masak ya? Biasa aja, lebih suka baca buku (dua hal yang tidak bisa dibandingkan hoy)
Ada rutinitas baru sejak tiga minggu lalu. Memasak sebelum ke kantor. Riweuh? Pastinya.. Apalagi seminggu pertama saya belum punya kulkas, jadi tiap subuh harus ke pasar, mau gak mau. Alhamdulillah, Ibu Kost yang baik hati mengizinkan saya membeli kulkas (dengan kompensasi, uang kostan naik 50rb –> saya yang minta sendiri), jadilah sekarang ke pasar paling cepet 5 hari sekali. Kenapa harus memaksakan diri untuk memasak? Riweuhnya, mepetnya kalau bangun kesiangan, selalu ada cucian tupp*rw*are+penggorengan ditiap pulang kerja, panasnya kalau masak dalam keadaan ready ke kantor, sampai… rasa masakannya yang aneh, hehe. Dari semua kegaduhan itu, banyak manfaat yang saya rasakan tiga minggu ini. Mari saya tulis satu-satu
1. Katakan tidak untuk tidur setelah subuh. Jangan harap bisa tepat masuk kantor, kalau baru mulai masak jam setengah tujuh-an, wassalam aja. Bada shubuh sampai jam enam itu waktu-waktu yang sangaaat mepet sekali. Biasanya saya langsung menyiapkan baju+jilbab kerja, lanjut sesi pemotongan, iris-iris, cuci, jam enam kurang sepuluh, biasanya sudah siap untuk masak.
Read the rest of this entry »
Like this:
Be the first to like this post.
Recent Comments